digital-marketing-agency
Uncategorized

Tips Mengelola Media Sosial Untuk Bisnis

Facebook, YouTube, Instagram, dan TikTok menjadi media sosial yang paling banyak diunduh di Indonesia. Selain fungsi utama untuk membagikan kabar dan bertukar pesan. Nyatanya media sosial ini pun banyak dimanfaatkan untuk keperluan bisnis. Misalnya jual beli produk atau layanan jasa. Pemasaran secara konvensional memang masih dilakukan, namun menggunakan pemasaran online tentunya akan lebih banyak mendapatkan konversi. Terlebih lagi saat ini hampir semua orang menggunakan media sosial untuk banyak kebutuhan. Menurut data dari We Are Social, pengguna aktif media sosial di Indonesia bisa melakukan jelajah sosial kurang lebih 3 jam setiap harinya. Dari sinilah potensi memasarkan bisnis online menjadi lebih besar.

6 Tips Mengelola Media Sosial Untuk Bisnis

Bagi sebagian orang mengelola media sosial menjadi hal yang cukup sulit. Terlebih jika dalam perusahaan tidak memiliki tim marketing yang benar-benar ahli. Pastinya akan sulit, jalan satu-satunya alah melakukan kerja sama dengan digital marketing agency yang sudah memiliki tim komplit. Bagi Anda yang ingin mengelola media sosial untuk mengembangkan bisnis. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membuat media sosial semakin perform.

  1. Membentuk Tim

Hal pertama jika ingin mempromosikan bisnis di media sosial adalah dengan membentuk tim terlebih dahulu. Tentukan guideline untuk membentuk tim konsisten dalam pengelolaan. Tim yang mengelola media sosial ini penting, sebab tidak mungkin menyerahkan kerjaan ini hanya pada satu orang saja. Dengan bekerja sebagai tim akan membuat pengelolaan menjadi lebih ringan, jadi bisnis akan selalu aktif. Sebab idealnya sebuah bisnis harus bisa responsif setiap saat.

  1. Membuat Komitmen

Mengelola media sosial bisnis online menjadi salah satu hal menantang dan membutuhkan waktu tidak sedikit. Sebelum memulai, pastikan dengan baik bahwa semua anggota tim pengelola menjadikan pekerjaan ini sebagai prioritas utama. Komitmen ini pun sebagai pengingat bahwa anggota tim memiliki tanggung jawab besar, karena kanal marketing menjadi jembatan bagi konsumen supaya datang ke bisnis kita.

  1. Menentukan Tujuan

Kemudian Anda bisa membuat strategi dengan tujuan yang jelas dan terukur. Pikirkan dengan baik bagaimana memanfaatkan kanal marketing media sosial ini. Menggunakan media sosial, maka bisa meningkatkan Brand Awareness produk. Tingkat keberhasilan dari strategi harus bisa terukur supaya lebih mudah saat melakukan evaluasi. Anda bisa membuat tujuan menantang, namun masih mungkin untuk dicapai.

  1. Buat Kalender Konten

Ada banyak perusahaan yang belum bisa mengerti bahwa media sosial merupakan platform marketing mandiri. Artinya tidak bisa asal posting apabila ingin membentuk komunitas konsumen aktif dan loyal. Anda tidak bisa begitu saja memposting konten di media sosial sesuka hati atau sesuai mood. Akan lebih baik jika membuat jadwal konten secara menyeluruh dalam kurun waktu tertentu. Selain itu juga bisa merencanakan kapan konten tersebut akan dirilis.

  1. Mendengarkan Apa Kata Konsumen

Perlu diketahui bahwa membangun komunikasi tidak bisa satu arah, tentu harus dua arah. Dengan adanya media sosial maka pemilik bisnis bisa melakukan komunikasi dua arah dengan konsumennya. Dengan begitu platform media sosial ini tidak hanya untuk mempromosikan produk saja. Namun juga sebagai media untuk mendengarkan apa kata konsumen. Manfaatkan platform media sosial ini dengan baik untuk tahu apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh konsumen.

  1. Passion

Salah satu hal penting dalam mengelola media sosial adalah merilis konten baru secara rutin dan teratur. Pemilik bisnis harus mempunyai passion di bisnis yang dijalani. Hal ini penting supaya pemilik bisnis selalu semangat dalam mencari ide baru di platform marketing ini. Saat pemilik bisnis online dan tim mempunyai passion yang sama. Maka akan lebih memudahkan dalam brainstorming ide untuk strategi bisnis ke depannya.

Author

admin@amlak-kabir.com